Buhari Menandatangani Undang-Undang Apropriasi

Buhari

Buhari Menandatangani Undang-Undang Apropriasi yang Diamandemen 2022, Untuk Melayani Utang Nigeria Dengan N3triliun , Presiden Muhammadu Buhari telah menyetujui RUU Alokasi 2022 baru yang baru-baru ini disahkan oleh Majelis Nasional.

Demikian dikatakan Asisten Khusus Presiden Senior Bidang Majelis Nasional (DPR) Umar El-Yakub kepada media NIGERIA REPORTERS ungkap nya seperti berita yang sudah di kutip langsung dari kantor pusat predisen Muhammadu Buhari

Umar mengatakan UU Peruntukan yang diamandemen akan mencabut yang sebelumnya disahkan oleh anggota parlemen pada Desember 2021.

Apropriasi, juga dikenal sebagai tagihan pasokan atau tagihan pengeluaran, adalah undang-undang yang diusulkan yang mengesahkan pengeluaran dana pemerintah. Ini adalah tagihan yang menyisihkan uang untuk pengeluaran tertentu.

Menurut dia, undang-undang baru akan mengesahkan Data Sdy masalah dari Dana Pendapatan Konsolidasi Federasi jumlah total N17.319.704.091.019.

Dari jumlah tersebut, N817.699.410,210 saja untuk Transfer Statuta, sedangkan N3.978.087.110.437 hanya untuk Layanan Utang.

Juga, N7.108.621.131.849 hanya untuk Belanja Berulang (Non Utang) sedangkan jumlah N5.415.296.438.523 adalah untuk Sumbangan Dana Pembangunan untuk Belanja Modal untuk Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.